NEWS

Dikarenakan kesibukan admin, dibutuhkan Bantuan Mahasiswa SASING UNS untuk mengupdate Blog ini

SPONSOR

Support Situs Ini, Daftar Free Domain Cz.CC

Search

Kunjungi Sponsor Kami


ShoutMix chat widget

Promo

CO.CC:Free Domain

Pengunjung Blog ini

PageRank

Website saya nilai
Rp 6.01 Miliar

Subscribe to updates

Padanan Present Participle

February 13th, 2011 by ChU and tagged

Padanan pola ’Present Participle’ dalam bahasa Indonesia.

Perhatikan padanan ‘present participle’ pada konteks berikut.

The man talking to his friend has a beard.

yang berbicara

The companies offering the lowest prices will have the most customers.

yang menawarkan

Those travelers completing their trip on Delta should report to Gate Three.

yang telah menyelesaikan

The fraternities giving the wildest parties attract the most new pledges.

yang mengadakan

The first team winning four games is awarded the championship.

yang memenangkan

The advertisement announcing the half-day sale received a lot of attention.

yang mengumumkan

Posted in Tak Berkategori | 1 Comment »

Padanan Present Continuous

February 11th, 2011 by ChU and tagged , ,

. Padanan Pola ’Present Continuous’ dalam bahasa Indonesia.

1) Diterjemahkan dengan ‘sedang’ atau ’sementara’ dalam konteks berikut.

Zaki is calling his friend at the moment.

Zaki sedang menelpon temannya.

Fia is typing a report now.

Fia sedang mengetik laporan.

I’m leaving with some friends until I find a flat.

Untuk sementara saya tinggal bersama dengan teman hingga saya menemukan tempat tinggal.

2) Diterjemahkan dengan ‘sudah’ dalam konteks berikut.

The water is boiling. Can you turn it off?

Air telah/sudah mendidih. Tolong matikan kompornya.

Let’s go out. It isn’t raining now.

Ayo kita pergi. Hujan sudah berhenti.

3) Diterjemahkan dengan ‘selalu saja’ jika bergabung dengan ’always’ dalam konteks berikut.

I’m always losing things.

Saya selalu saja kehilangan sesuatu.

You’re always watching television. You should do something more active.

Kamu selalu saja menonton televisi. Sebaiknya kamu melakukan sesuatu yang membuat kamu lebih aktif.

You’re always looking for faults.

Kamu selalu saja melihat kekurangan.

4) Dalam arti ‘menjadi’, ‘berkembang’, ‘ada kemajuan’.

His handwriting is improving.

Tulisannya menjadi baik.

World energy demand is increasing at a rate of about 3% per year.

Kebutuhan energi dunia meningkat 3% per tahun.

5) Dalam arti rencana

What are you doing on Saturday evening?

Apa rencana kamu pada malam minggu?

We are going to the dentist on Tuesday evening.

Kami berencana ke dokter gigi pada malam Rabu.

Posted in Tak Berkategori | 1 Comment »

Padanan two part verbs

February 9th, 2011 by ChU and tagged ,

Padanan ‘two-part-verbs’ atau ‘three part verbs’ dalam bahasa Indonesia.

Cermatilah padanan two- atau three- part verbs dengan kata ‘call’ berikut ini.

He will call for me at 9.

menjemput

The recipe calls for three eggs.

mengharuskan penggunaan

We may have to call off the boycott before the state guest arrives.

menghentikan

Didn’t you hear that the meeting was called off by the director?

ditunda

Your aunt is very sick, and I think you should call on her soon.

menjenguk

Don’t call me for help, if you get into trouble.

minta, mengharapkan

The government calls up three scientists to testify concerning air pollution.

mendatangkan

Please call up the theater and ask them what time the movie begins

menelpon

The new neighbors have just moved in. May be we should call on them.

mengunjungi

Don’t call up upon me if you get into trouble.

minta, mengharapkan

sumber : mashadi.staff.gunadarma.ac.id

Posted in Belajar Inggris | No Comments »

Padanan Apostrope

February 8th, 2011 by ChU and tagged , , ,

b. Padanan Apostrophe s (‘s) dalam bahasa Indonesia.

Padanan apostrophe s (‘s) dapat dicermati pada konteks berikut.

the girl’s name

nama anak perempuan

a woman’s hat

topi wanita

Hadi’s house

rumah hadi

the government’s decision

keputusan pemerintah

the company’s success

keberhasilan perusahaan

the world’s population

populasi dunia

my sister’s room

kamar saudari saya

yesterday’s paper

koran kemarin

next week’s meeting

pertemuan minggu depan

Arun has got three weeks holidays.

liburan selama tiga minggu

three hours’ drive

perjalan selama tiga jam dengan mobil

Temukan penggunaan apostrope dalam text bahasa Inggris kamu punyai dan cari padanannya dalam bahasa Indonesia

sumber:  mashadi.staff.gunadarma.ac.id

Posted in Tak Berkategori | 2 Comments »

Padanan “Passive Voice”

January 18th, 2011 by ChU and tagged ,

Padanan Pola ’Passive Voice’ dalam bahasa Indonesia.

Pola dasar kalimat ‘passive’ ialah ‘BE + Past Participle’. Pola ini dapat diterjemahkan dengan ’di’ atau ’ter’ dalam bahasa Indonesia. Jabaran pola BE + Past Participle adalah sebagai berikut.

(a) Is/am/are + Past Participle (Simple Present)

is done

dikerjakan

are done

dikerjakan

(b) Was/were + be + done (Past Tense)

was done

dikerjakan

were done

dikerjakan

(c) Will/must/can/be going to/should/ may/might/could + Be + past participle

(Modals +be)

will be done

akan dikerjakan

must be done

harus dikerjakan

is/are/was/were going to be done

akan dikerjakan

can/could be done

dapat dikerjakan

should be done

sebaiknya/seharusnya dikerjakan

may be done

mungkin dikerjakan

might be done

kemungkinan dikerjakan

(d) Have/has/had + been + past participle (Present/past perfect)

has been done

telah/sudah dikerjakan

have been done

telah/sudah dikerjakan

had been done

telah/sudah dikerjakan

(e) Is/are/am + being + past participle (Present Continuous Tense)

is being done

sedang dikerjakan

are being done

sedang dikerjakan

(f) Were/was being + past participle (Past continuous Tense)

were being done

sedang dikerjakan (pada waktu lampau)

was being done

sedang dikerjakan (pada waktu lampau)

sumber: mashadi.staff.gunadarma.ac.id/

Posted in Tak Berkategori | No Comments »

Padanan “Present Perfect (Active)”

January 17th, 2011 by ChU and tagged , ,

‘Present perfect’ yang memiliki pola ‘have/has + past participle’ memiliki makna bahwa kejadian atau kegiatan yang terjadi pada lampau sudah selesai saat ini. Perhatikan penerjemahannya ke dalam bahasa Indonesia.

(a) ‘Have/has’ diterjemahkan dengan ‘sudah’ atau ‘telah’ dalam konteks berikut.

The police have arrested two men in connection with the robbery.

Polisi telah meringkus dua pria yang terlibat dalam perampokan.

What time is Mark leaving? He’s already gone.

Jam berapa Mark akan berangkat? Dia sudah pergi.

I have lived in Jakarta for 5 years.

Saya telah tinggal di Jakarta selama 5 tahun.

(b) Bila bergabung dengan kata ’just’ diterjemahkan dengan ‘baru saja’ dalam konteks berikut.

Would you like to eat something? No, thanks. I’ve just had lunch.

Apakah Anda mau makan. (Tidak,) terima kasih. Saya baru saja makan (siang).

(c) Bila bergabung dengan kata ’ever’ diterjemahkan dengan ‘sudah pernah’ atau ’pernah’ dalam konteks berikut.

Have you ever been to Bangkok?

Apakah Anda sudah pernah ke Bangkok?

(d) Bila bergabung dengan kata ’never’ diterjemahkan dengan ‘tidak pernah’ dalam konteks berikut.

She has never driven a car before.

Dia belum pernah mengendarai mobil sebelumnya.

(e) Bila bergabung dengan kata ’not’ dan ’yet’ atau ’not’ saja diterjemahkan dengan ‘belum’ dalam konteks berikut.

I am hungry. I haven’t eaten anything since breakfast.

Saya lapar. Saya belum makan sesuatu sejak sarapan.

I have written the letter, but I haven’t posted it yet.

Saya sudah tulis surat itu tetapi saya belum mengirimnya.

sumber: mashadi.staff.gunadarma.ac.id

Posted in Tak Berkategori | No Comments »

Padanan “There + Be”

January 16th, 2011 by ChU and tagged ,

b. Padanan Pola ’There + Be’ dalam bahasa Indonesia

sumber: mashadi.staff.gunadarma.ac.id

‘There + Be’ dapat dijabarkan menjadi there is, there are, there was, there were, there has been, there have been, there had been, there will be, there must be, dst. Perhatikan menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia .

(a) Tidak diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia pada konteks berikut.

There are many things to be done.

Banyak hal yang harus dilakukan.

There isn’t much food left.

Tidak banyak makanan yang tersisa.

Do you think there will be a lot of people at the party on Monday?

Menurut Anda, apakah banyak orang akan datang ke pesta pada hari Senin?

This road is very dangerous. There have been many accidents.

Jalanan ini sangat berbahaya. Telah terjadi banyak kecelekaan.

(b) Diterjemahkan dengan ’ada’ ke dalam bahasa Indonesia pada konteks berikut.

There is a big tree in the garden.

Ada pohon besar di kebun.

There were some flowers on the table.

Ada beberapa bunga di atas meja.

Posted in Tak Berkategori | 1 Comment »

Padanan Kata Depan ‘of” Dalam Bahasa Indonesia

January 16th, 2011 by ChU and tagged ,

Kata depan ‘of’ memiliki banyak padanan dalam bahasa Indonesia. Pelajarilah padanan kata depan ‘of’ dalam konteks berikut.

(a) Tidak diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia pada konteks berikut.

a glass of milk

segelas susu

a woman of good judgement

wanita yang bijaksana

member of a family

anggota keluarga

city of Jakarta

Kota Jakarta

(b) ’Of’ diterjemahkan dengan ’dari’ pada konteks berikut.

wide of the mark

jauh dari sasaran

to come of the noble family

berasal dari keluarga bangsawan

part of her state

Sebagian dari hartanya

(c) ’Of’ diterjemahkan dengan ’kurang’ pada konteks berikut.

a quarter of eight

jam delapan kurang seperempat

(d) ’Of’ diterjemahkan dengan ’akan’ pada konteks berikut.

the love of truth

cinta akan kebenaran

to be fond of

suka akan

(e) ’Of’ diterjemahkan dengan ’untuk’ pada konteks berikut.

The hour of prayer

Jam untuk berdoa

(f) ’Of’ diterjemahkan dengan ’di antara’ pada konteks berikut.

two of us

dua di antara kami

many of these problems

banyak di antara soal ini

(g) ’Of’ diterjemahkan dengan ’karena’ pada konteks berikut.

die of bird flue

meninggal karena flu burung

untuk materi selengkapnya silahkan download disini

Posted in Tak Berkategori | No Comments »

The Use of Punctuation

March 17th, 2010 by ChU and tagged , , , , , ,

Period

Use a period to end a complete sentence. A sentence is a group of words containing a subject and predicate. In British English a period is called a ‘full stop’.

Examples:

He went to Detroit last week.
They are going to visit.

Comma

There are a number of different uses for commas in English. Commas are used to:

  • Separate a list of items. This is one of the most common uses of a comma. Notice that a comma is included before the conjunction ‘and’ which comes before the final element of a list.Examples:

    I like reading, listening to music, taking long walks, and visiting with my friends.
    They would like books, magazines, DVDs, video cassettes, and other learning materials for their library.

  • Separate phrases (clauses). This is especially true after a beginning dependent clause or a long prepositional phrase.Examples:

    In order to qualify for your certificate, you will need to take the TOEFL exam.
    Although he wanted to come, he wasn’t able to attend the course.

  • Separate two independent clauses that are connected by a conjunction such as ‘but’.Examples:

    They wanted to purchase a new car, but their financial situation would not allow it.
    I’d really enjoy seeing a film this evening, and I’d like to go out for a drink.

  • Introduce a direct quote (as opposed to indirect speech i.e. He said he wanted to come …).Examples:

    The boy said, “My father is often away during the week on business trips.”
    His doctor replied, “If you don’t stop smoking, you run the risk of a heart attack.”

  • Separate appositives (a noun, or noun phrase) or non-defining relative clauses.Examples:

    Bill Gates, the richest man in the world, comes from Seattle.
    My only sister, who is a fantastic tennis player, is in great shape.

Question Mark

The question mark is used at the end of a question.

Examples:

Where do you live?
How long have they been studying?

Exclamation Point

The exclamation point is used at the end of a sentence to indicate great surprise. It is also used for emphasis when making a point. Be careful not to use an exclamation point too often.

Examples:

That ride was fantastic!
I can’t believe he is going to marry her!

Semicolon

There are two uses for a semicolon:

  • To separate two independent clauses. One or both of the clauses are short and the ideas expressed are usually very similar.Examples:

    He loves studying; He can’t get enough of school.
    What an incredible situation; it must make you nervous.

  • To separate groups of words that are themselves separated by commas.Examples:

    I took a holiday and played golf, which I love; read a lot, which I needed to do; and slept late, which I hadn’t done for quite a while.
    They plan to study German, for their travels; chemistry, for their work; and literature, for their own enjoyment.

Colon

A colon can be used for two purposes:

  • To provide additional details and explanation.Examples:

    He had many reasons for joining the club: to get in shape, to make new friends, to lose some weight, and to get out of the house.
    She gave notice for the following reasons: bad pay, horrible hours, poor relations with colleagues, and her boss.

  • To introduce a direct quote (a comma can also be used in this situation).Examples:

    He announced to his friends: “I’m getting married!”
    She cried out: “I never want to see you again!”

reference: http://esl.about.com/od/englishgrammar/a/a_punctuation.htm

Posted in Belajar Inggris | 27 Comments »

Materi Kuliah Penerjemahan: Menilai Penerjemahan

September 26th, 2009 by ChU and tagged , , , , ,

Berikut ini sebuah materi kuliah penerjemahan oleh Mashadi Said, Dr.; M.Pd; Post Grad. Dipl. Appl. Ling. Drs.

*(mohon maaf bila ada kesalahan penulisan nama dan gelar)

Menilai Terjemahan

Oleh

Mashadi Said

Fakultas Sastra, Universitas Gunadarma

Jakarta

Berkualitas tidaknya suatu terjemahan dapat ditentukan melalui tiga sudut pandang yaitu keakuratan, kejelasan, dan kewajaran. Keakuratan berarti sejauhmana pesan dalam teks bahasa sumber (TBsu) disampaikan dengan benar dalam teks bahasa penerima (TBp). Kejelasan berarti sejauhmana pesan yang dikomunikasikan dalam teks bahasa penerima dapat dipahami dengan mudah pembaca sasaran. Makna yang ditangkap pembaca TBsu sama dengan makna yang ditangkap pembaca TBp. Kewajaran berarti sejauhmana pesan dikomunikasikan dalam bentuk yang lazim, sehingga pembaca teks bahasa penerima terkesan bahwa naskah yang dibacanya adalah naskah asli yang ditulis dalam bahasanya sendiri. Sesuai dengan tujuan tersebut, ada beberapa teknik penilaian yang dapat digunakan, yaitu uji keakuratan, uji keterbacaan, uji kewajaran, uji keterpahaman, terjemahan balik , dan uji kekonsistenan.

Setiap penerjemah hendak menghasilkan terjemahan berkualitas. Sejak sebuah pekerjaan terjemahan dimulai, ada sejumlah pertanyaan dalam benak penerjemah. Bagaimana memahami pesan pada teks bahasa sumber (TBsu) dengan akurat? Bagaimana pesan TBsu dapat dikomunikasikan dengan benar dalam teks bahasa penerima (TBp)? Apakah pesan yang dialihkan itu dapat dipahami dengan baik oleh pembaca TBp? Bagaimana menemukan kata dan kalimat yang akurat, jelas, dan wajar agar pembaca TBp tidak terkesan asing dengan naskah terjemahan.

Penilaian terjemahan pada dasarnya harus dimulai sejak suatu pekerjaan terjemahan dimulai. Segera setelah suatu unit atau bab diterjemahkan, pemeriksaan harus dilakukan agar kesalahan yang dilakukan tidak terulang lagi. Penerjemah dapat melihat kelemahan-kelemahannya yang sekaligus dapat membantunya untuk berbuat lebih baik dalam penerjemahan selanjutnya. Melalui umpan balik itu, penerjemah diharapkan tidak akan berbuat kesalahan serupa. Di samping iut, penilaian akan lebih efektif jika dilakukan pada unit yang lebih kecil, tidak pada saat pekerjaan itu bertumpuk. Kalau pekerjaan itu sampai bertumpuk, kemungkinan penilaian sulit dilakukan secara cermat. Namun, pemerikasaan menyeluruh tetap harus dilakukan. Read the rest of this entry »

Posted in Teori Penerjemahan | 602 Comments »

« Previous Entries